Gagal Paham, Rizieq Malah Tuntut BI Minta Maaf Soal Palu Arit


KOMPAS.com/Nabilla Tashandra

Ada yang salah dalam cara menyimpulkan sebuah pernyataan oleh Rizieq Shihab. Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) ini seperti sedang berhalusinasi ketika menyimpulkan bahwa Bank Indonesia (BI) menyatakan terjadi kesalahan dalam pencetakan uang dan khilaf sehingga muncul logo palu arit di cetakan uang baru. Rizieq malah menuntut BI melakukan permohonan maaf secara nasional.

“Walaupun ini khilaf, tidak sengaja, tetapi ini sudah terjadi. Mestinya, ada permohonan maaf secara nasional. Silakan minta maaf kepada bangsa ini dan berkomitmen tidak mencetaknya lagi,” tutur dia.

Padahal dalam penjelasannya, BI malah membantah ada logo palu arit dalam cetakan uang baru yang dikeluarkannya. BI menjelaskan bahwa gambar yang dimaksud palu arit itu adalah logo BI yang dipotong secara diagonal, sehingga membentuk ornamen yang tidak beraturan.

“Gambar tersebut merupakan gambar saling isi (rectoverso), yang merupakan bagian dari unsur pengaman uang Rupiah. Unsur pengaman dalam uang rupiah bertujuan agar masyarakat mudah mengenali ciri-ciri keaslian uang, sekaligus menghindari pemalsuan,” ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo dalam pernyataan resmi, Selasa (10/1/2017).

Dari beberapa kali situs berita yang saya cari, tidak ada satupun yang memberitakan BI mengaku salah dan khilaf. Lalu dari mana Rizieq mendapatkan berita tersebut?? Apakah Rizieq mendengar atau membaca langsung penjelasan BI ini atau dari orang lain?? BI jelas kali menyatakan tidak benar pernyataan Rizieq tersebut.

Rizieq sendiri sudah begitu yakinnya bahwa BI bersalah dan akan melaporkan Gubernur BI dan Menkeu ke Mabes Polri. Apa yang dilakukan Rizieq ini semakin terlihat aneh karena dia sebenarnya sudah dilaporkan oleh dua kelompok bernama Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) dan Solidaritas Merah Putih (Solmet). Meskipun tidak ada laporan, polisi sendiri sudah berniat akan mengusut pernyataan Rizieq tersebut.

“Apakah model A (yaitu laporan yang dibuat berdasarkan temuan polisi sendiri), apa ada yang melapor, kita tunggu saja,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/1/2017).

Entah apa yang sedang terjadi pada diri Rizieq saat ini. Rizieq bukan lagi kurang atau salah paham, tetapi gagal paham dengan kondisi saat ini. Bagaimana mungkin dia menyatakan BI mengaku salah, padahal BI membantah tuduhannya. Dan diperkuat dengan Polisi yang akan tetap mengusut meski tidak ada yang melapor. Apakah Rizieq seperti katak dalam tempurung?? Atau Kura-kura dalam perahu?? Atau hidup dalam halusinasinya sendiri??

Rizieq ini sepertinya harus segera disadarkan sebelum semakin parah gagal pahamnya. Bisa-bisa orang bilang dia bebas, malah pengen masuk penjara. Ingin melapor, padahal dirinya saat ini menjadi pihak terlapor. Memang salah satu keanehan terajaib abad ini.

Saya pikir memang ada yang salah dalam pemahaman dan kesimpulan-kesimpulan yang diambil Rizieq. Bahkan dia pun sampai harus melapor ke DPR karena mengalami kriminalisasi terhadap ulama dan memohon agar DPR menyelesaikan kesalahan gambar palu arit di cetakan uang baru BI.

Dan tidak heranlah kalau akhirnya laporan Rizieq ini diterima oleh sesama kaum mereka, yaitu Fadli Zon. Karena memang sesama kaum gagal paham, Fadli pun mengiyakan dan menjanjikan untuk menggunakan mekanisme DPR menyelesaikan masalah gambar palu arit tersebut.

“Bisa kami langsung menyampaikan pada pihak-pihak terkait, misalnya pemerintah atau instansi terkait maupun Komisi III,” kata Fadli.

Laporan aneh diberikan oleh orang aneh dan diterima orang aneh, lengkaplah sudah kegagalan paham ini. Dagelan keanehhan ini menjadi tontonan buruk betapa masyarakat sedang dipermainkan oleh orang-orang aneh dan gagal paham ini. Fadli bakalan jadi tertawaan jika berani membawa hal ini untuk dipersoalkan di DPR.

Rizieq harus bersiap-siap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Menghasut dan fitnah bahwa ada gambar palu arit di cetakan uang baru adalah sebuah pelanggaran hukum. Saya berharap melalui salah satu dari beberapa kasus yang dilaporkan, Rizieq benar-benar masuk penjara. Sama seperti apa yang ditegaskan SBY, tidak boleh ada yang kebal hukum. Dan itu juga berlaku untuk Rizieq.

Salam Gagal Paham.



Source link