Kalo Beneran Ada Logo Palu Arit, Ente Mau Apa Bib ?


Ilustrasi uang 100.000, amriawan.blogspot.co.id

Assalamualaikum Bib, sebelum ane ngomentarin komentar ente soal palu arit di duit rupiah seratusribuan . Ane pengin curhat bentar. Jujur aja, sebenarnya dulu ane ngefans berat ama ente dan tentu saja Front Pembela Islam. Di rumah, ane masih punya kaos, tulisannya Front Umat Islam, kok FUI. Iya, karena ane belum sempat punya kaos FPI, jadi FUI nggak papalah, kan hampir mirip. Saya bangga bener saat itu, kemana-mana pakai kaos itu. Rasanya pede sekali lho.

Beneran, ane dulu seneng  waktu liat kabar di tipi-tipi tentang keberanian FPI men-sweeping tempat-tempat maksiat. Pikir ane waktu itu, FPI contoh terbaik buat melaksanakan amar. FPI begitu heroik di mata ane.

Akan tetapi setelah ane pikir matang-matang, ane sekarang berbalik 180 derajat nggak setuju dengan setiap aksi FPI yang melanggar hukum Bib, kenapa ? sebab menegakkan amar maruf nahi munkar tidak serta merta langsung bawa pentungan kek gitu. Lagipula, kesannya kok amar maruf nahi munkarnya ente pilih yang sesuai dengan selera ente. Kalau nggak selera nggak ente kerjakan. Ane Belum pernah dengar, FPI menangkap koruptor. Indonesia itu negara hukum Bib, bukan negara selera ente.

Karenanya untuk melaksanakan amar maruf nahimungkar, ada aturan hukum yang harus kita patuhi di sini Bib. Kita perlu berdamai terlebih dahulu dengan hukum yang berlaku di indonesia ini bib. Itu harga Mati, kalau memang masih tetap ingin setia pada NKRI, Pancasila, UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika. Gitu Bib.

Nah, sekarang saatnya ane pengin mengungkapkan uneg-uneg ane. Ceritanya, ane nonton video saat ente megang uang seratusan ribu, trus ente bilang bahwa ada logo palu arit di duit tersebut. Ane kok rasanya gemes banget plus geregetan pengin nyubit pipi ane sendiri. Kok ente segitunya sih, begitu bencinya ente dengan pemerintahan, hingga melancarkan fitnah keji seperti itu. Masa ada logo palu arit di uang seratus ribuan, ente paranoidnya udah keterlaluan, atau memang ente sengaja mengait-ngaitkan pemerintah sekarang dengan PKI agar orang-orang benci pemerintah gitu ?

Ane nggak ngelarang ente mau ngomong apa saja, terserah. Mulut emang digunakan untuk ngomong. Dulu kan waktu kecil, ayah ibu tiap hari ngelatih mulut kita agar bisa ngomong. Kita bisa ngomong a aaa, iii gitu aja, dulu, beliau berdua rasanya seneng banget. Kalau sekarang udah bisa ngomong lancar, ya ngomong aja sepuasnya, namun nggak boleh ngawur kan Bib.

Tapi, pasti ente menolak, kalau ane bilang ente ngawur, ok kalo gitu, saran ane buktikan saja bahwa logo yang ada pada uang seratusribu itu memang logo palu arit. Laporin aja pihak pihak yang terlibat. tapi kalo nggak terbukti, berarti ente hanya fitsah…eh fitnah doank donk.

Kopassus

Bib, Palu arit tu kan ente kaitkan dengan logo Partai Komunis Indonesia (PKI) ? . Ente mau menggiring opini massa bahwa Presiden Jokowi -yang kayaknya ente benci banget- itu antek PKI, gitu kan ?

Tanpa dibuktikan pun ane bakal bilang, Pak Jokowi itu nggak mungkin antek PKI atau anak PKI. Semua itu sudah diselidiki oleh BIN. Lagipula, ente tahu Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan bukan?  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Beliau ini seorang mantan Jenderal Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI AD. Duh, nulis Kopassus aja, jari ane ndredeg, kebayang hebatnya Pasukan Khusus ini.

Kopassus ini ada beberapa grup, salah satunya di Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Tahu nggak tujuannya apa didirikan markas Kopassus di sana? untuk menumpas Komunis yang merajalela di Surakarta bib. Kopassus itu punya intel namanya Sandi Yudha. Mereka tahu orang-orang kota Solo dan sekitarnya yang PKI dan bukan dengan jelas. Semua anggota Kopassus dari dulu sampai sekarang nggak akan memberikan sedikit ruang pun bagi PKI untuk bernafas.

Begitu juga  Jenderal Luhut yang sekarang jadi Menterinya Presiden Jokowi, kalau Presiden itu terbukti PKI, atau anak PKI atau apalah ente sebut, pasti Jenderal Luhut nggak mau dong mendukung Pak Jokowi, apalagi jadi tim sukses apalagi menterinya. Betul nggak Bib?

Trus  masalah duit seratusrebuan tuh juga nggak ada hubungannya dengan palu arit, yang ada tuh justru palugada, apa yang lu cari gua ada.  Ha ha.

Akan tetapi, kalau sudah dijelasin dengan gamblang, dan ente tetap ngeyel, ane bisa apa bib. Ya mau nggak mau ane terpaksa bilang, kalo beneran ada logo palu arit ente mau apa Bib? Kalo ada logo PKI ente mau apa Bib?

Sebelum dijawab, sebaiknya ente perlu tahu sejarah tentang Palu  Arit dan PKI Bib.

Palu arit dan PKI

Lambang palu arit yang menjadi simbol dari komunis sebenarnya memiliki sejarah yang tidak ada hubungannya dengan komunisme. Simbol palu mewakili para buruh dan sabit mewakiti para petani. Setelah revolusi industri di Eropa, kaum buruh dan petani semakin terpinggirkan dan tertindas. Simbol palu dan sabit yang menyilang muncul kemduian sebagai bentuk pengkomunikasian bersatunya kaum buruh dan petani dalam revolusi Bolshevik tahun 1917 di Rusia. Itu Bib.

Lalu PKI, PKI itu apa sih Bib? PKI itu Partai Komunis Indonesia berdiri pada tahun 1924. Tahu nggak bib, Partai ini adalah organisasi pertama yang menggunakan nama Indonesia. Padahal saat itu belum ada tuh yang namanya Indonesia. Indonesia belum berdiri. Masih berupa draft mungkin. Bahkan PNI nya Bung Karno sendiri baru lahir tiga tahun setelah itu, 1927.

Dalam sejarah, PKI ini diceritakan pernah memberontak dua kali, pada tahun 1948 dan 1965. Akan tetapi bib, sejarah itu belum tepat benar lho, ada yang sengaja ditutup-tutupi.

Sebelum  kedua peristiwa itu, PKI pernah memberontak pada tahun 1926. Lho 1926, kan (lagi-lagi) belum ada Indonesia, benar, PKI pada tahun 1926 bukan memberontak pada pemerintah Indonesia, namun memberontak terhadap pemerintah kolonial Belanda bib. Ini sama dengan yang dilakukan Pangeran Diponegoro, Laksamana Malahayati. Mereka semua melawan kolonial Bib.

Nasib naas Bib, pada tahun 1965 Partai yang saat itu dipimpin D.N. Aidit tamat riwayatnya, gara-gara dianggap mau kudeta, mereka culik dan bunuh 7 Jenderal TNI. Keesokan harinya PKI ditetapkan sebagai dalang pembunuhan tersebut. Pada tahun 1966, melalui  Ketetapan MPRS Nomor XXV Tahun 1966 secara resmi partai ini jadi partai terlarang.

Keberadaan Tap MPRS tersebut mengubur dan menimbun hidup-hidup PKI di dasar bumi Indonesia. Menjadi fosil sejarah. Itu akibatnya kalau mau coba-coba kudeta. Nasib bisa syuram.

Lagipula nggak mungkin juga partai yang ada pada zaman Bung Karno bakal hidup kembali. Coba sebutkan partai-partai zaman pak Karno yang hingga sekarang masih idup, udah kagak ada bib. Masyumi, PNI, Murba semua udah selesai, apalagi PKI.

Jadi, PKI itu sudah mati, semati-matinya Bib. Mendirikan Partai baru itu susah Bib, Partai Idaman Bang Haji Oma Irama yang lambangnya hati saja nggak lolos verifikasi apalagi PKI, begitu timbul langsung tenggelam.

Oh ya Bib, meskipun sekarang PKI sudah menjadi hantu yang menakutkan, namun ente tahu nggak bib, kalau Bung Karno itu sangat menghargai jasa-jasa PKI pada masa perjuangan. Beliau sebagai pelaku sejarah berdirinya bangsa indonesia, pasti tahu sebesar apa peran PKI. Ini komentar beliau tentang PKI,

“Demikian pula aku tidak mau menutup mata bahwa golongan Kom, Masya Allah, Saudara-Saudara, urunannya, sumbangannya, bahkan korbannya untuk kemerdekaan bukan main besarnya. Bukan main besarnya! Karena itu kadang-kadang sebagai Kepala Negara saya bisa akui, kalau ada orang berkata, kom tidak ada jasanya dalam perjuangan kemerdekaan, aku telah berkata pula berulang-ulang, malahan di hadapan partai-partai yang lain, dan aku berkata, barangkali dari semua parpol-parpol, diantara semua parpol-parpol, ya baik dari Nas (Nasionalis) maupun A (agamais), tidak ada yang telah begitu besar korbannya untuk kemerdekaan Indonesia daripada golongan Komini, katakanlah PKI, saudara-saudara “, Amanat Presiden Sukarno di Rapat Umum Front Nasional di Istora Senayan, 13 Februari 1966

“Saya pernah mengalami. Saya sendiri lo Sauadara-saudara, mengantar 2000 pemimpin PKI dikirim oleh Belanda ke Boven Digul. Hayo, parpol lain mana ada sampai 2000 pemimpinnya sekaligus diinternir, tidak ada. Saya pernah sendiri mengalami dan melihat dengan mata kepala sendiri, pada satu saat 10 000 pimpinan daripada PKI dimasukkan di dalam penjara. Dan menderita dan meringkuk di dalam penjara yang bertahun-tahun.” ,Amanat Presiden Sukarno di Rapat Umum Front Nasional di Istora Senayan, 13 Februari 1966.

“Saya tanya, ya tanya dengan terang-terangan, mana ada parpol lain, bahkan bukan parpolku, aku pemimpin PNI, ya aku dipenjarakan, ya diasingkan, tetapi PNI pun tidak sebesar itu sumbangannya kepada kemerdekaan Indonesia daripada apa yang telah dibuktikan oleh PKI. Ini harus saya katakan dengan tegas. Kita harus adil, saudara-saudara, adil, adil, adil, sekali lagi adil, “Amanat Presiden Sukarno di Rapat Umum Front Nasional di Istora Senayan, 13 Februari 1966”

Itu PKI di mata bung Karno bib. Makanya atas jasa-jasanya, tokoh tokoh PKI seperti Alimin dan Tan Malaka diberi gelar pahlawan nasional. Akan tetapi, sekarang ideologi komunis itu nggak laku. Tiongkok yang konon negara komunis, sekarangpun udah nggak bener-bener jadi negara komunis. Banyak yang bilang, Tiongkok sekarang menjalankan ekonomi Liberal.

Lagipula Bib, sebaiknya ente jangan sering-sering bilang PKI atau komunis atau palu arit sebab nanti yang ane takutkan banyak anak-anak muda bukannya benci PKI, tapi malah mereka cari cari info sendiri tentang PKI dan komunis bib, kan bahaya tuh. Makanya segera stop bilang ada logo palu arit di uang seratusribuan.

Nah, sekarang silakan kalau mau jawab pertanyaan ane, kalau beneran ada logo palu arit, ente mau apa, Bib?

Wassalamualaikum.



Source link