Share Motivation Info : Passion


Hasrat adalah kekuatan yang membuat Anda tetap maju terus tidak peduli rintangan apapun. Hasrat adalah yang membedakan Anda dari orang-orang lain yang hanya bekerja keras saja. Hasrat memberi Anda kekuatan dan energi. Hasrat adalah pokok dari kewirausahaan itu sendiri.
 
Banyak orang mengatakan kepada saya bahwa untuk sukses, saya harus melakukan pekerjaan yang saya suka.
 
Menurut saya, pernyataan itu hanyalah setengahnya saja. Menurut saya, tidak hanya saya harus melakukan pekerjaan yang saya sukai, tapi saya juga harus menyukai hal yang saya kerjakan.
 
Bayangkan perumpamaan ini:
 
Anda tahu tujuan tempat liburan Anda. Anda memiliki tiket pesawat yang akan mengantar Anda ke tempat tujuan tersebut. Anda telah mengemas barang-barang bawaan Anda, termasuk paspor. Singkatnya, Anda siap untuk berangkat.
 
Sekarang, Anda tahu bahwa penerbangan ini akan memakan waktu yang panjang. Dengan mendengar pengumuman dari pilot, Anda juga mengetahui bahwa akan ada banyak guncangan di pesawat karena cuaca buruk. Anda juga baru sadar bahwa kursi Anda macet dan Anda tidak dapat menggesernya ke posisi rileks. Bagaimana perasaan Anda?
 
Nah, Anda dapat memilih untuk menjadi kecewa sepanjang penerbangan karena semua hal negatif ini. Atau Anda dapat juga memilih untuk fokus pada hal-hal positif lain di sekitar Anda. Anda dapat memulai pembicaraan dengan penumpang di samping Anda, yang akan menemani Anda selama penerbangan panjang Anda ini. Anda dapat bersyukur bahwa walaupun ada banyak guncangan di pesawat karena cuaca yang buruk, penerbangan tidak dibatalkan dan Anda akan tetap dapat sampai ke tempat liburan Anda tepat pada waktunya. Anda dapat meminta lebih banyak bantal dan selimut dari pramugari untuk membuat duduk Anda lebih nyaman.
“Hasrat adalah hal-hal yang membuat Anda tetap menikmati apa yang Anda lakukan sekarang. Hasrat membuat perjalanan Anda menuju kesuksesan menjadi lebih berarti.”
– Merry Riana –
Image Credit By pinnacleperformancechampions.org
Kadang-kadang, dalam perjalanan kewirausahaan kita, kita akan menghadapi banyak situasi yang tidak dapat kita hindari. Kadang-kadang, kita perlu melakukan hal-hal yang kita rasakan tidak terlalu nyaman. Hal-hal seperti melakukan sales, berbicara di depan umum, mengorbankan waktu nonton TV, dan sebagainya. Hasrat membuat pengorbanan-pengorbanan seperti itu tidak terasa seperti pengorbanan lagi.
 
Saya akan berbagi dengan Anda cerita tentang seekor kerang. Cerita ini telah memberi saya inspirasi untuk tetap bertahan dalam kesulitan dan rintangan sepanjang jalan.
 
Apakah Anda tahu bagaimana seekor kerang dapat menghasilkan sebuah mutiara? Seekor kerang yang hidup dalam keadaan sempurna dan situasi ideal tidak akan menghasilkan sebuah mutiara secara alami.
 
Ketika debu atau pasir atau batu karang kecil secara tidak sengaja masuk ke dalam cangkang kerang, kerang tersebut sadar akan adanya benda asing di dalam tubuhnya. Kerang tersebut akan merasakan kesakitan yang disebabkan benda asing yang masuk ke dalam tubuhnya, dan kerang ini akan mengeluarkan “air mata” untuk membungkus benda asing tersebut. Air mata ini secara perlahan-lahan mengeras dan akhirnya akan membentuk lapisan keras yang membungkus seluruh benda asing tersebut. Semakin besar benda asing yang masuk, semakin sakitlah kerang tersebut dan semakin banyaklah ia mengeluarkan air mata, maka pada akhirnya semakin besar mutiara yang akan dihasilkan.
 
Saya melihat pengalaman-pengalaman pribadi saya sendiri dan saya menemukan banyak persamaan. Peristiwa-peristiwa yang membuat saya paling menderita dan mengalami banyak kesusahan pada umumnya adalah peristiwa-peristiwa yang berakhir dengan kemenangan-kemenangan besar. Itu terjadi tidak hanya sekali. Saya rasa ini seperti hukum universal. Suatu pattern of success (pola sukses).
 
Izinkan saya menggunakan satu perumpamaan lain untuk menggambarkan hasrat.
 
Saya yakin Anda pasti mengenal seseorang yang pernah melahirkan, bukan? Saya tidak tahu apakah mereka pernah menceritakan kepada Anda tentang pengalaman mereka selama 9 bulan mengandung, tetapi karena saya pernah mengalaminya sendiri, saya tahu bahwa ini bukanlah suatu pengalaman yang nyaman.
 
Sang calon ibu mulai merasa tidak nyaman saat memasuki usia kehamilan di bulan ketiga. Rasa tidak nyaman itu semakin bertambah dari waktu ke waktu. Ketika memasuki bulan keenam, ukuran perutnya semakin membesar dan sang calon ibu bukan hanya merasa tidak nyaman di dalam tubuhnya, tetapi hal ini juga memengaruhi aktivitas rutinnya setiap hari. Aktivitas normal sehari-hari seperti bangun tidur, pergi ke toilet, mandi, dan bahkan berjalan di dalam rumah pun menjadi sulit sekarang.
 
Puncak rasa tidak nyaman ini datang di bulan kesembilan. Dia akan merasa sangat tidak nyaman dan gelisah. Emosinya mungkin sering berubah-ubah karena pengaruh hormon. Bentuk tubuh dan penampilannya berubah dari bentuk ideal yang biasa dia miliki. Ketika tiba waktunya melahirkan, saya sangat salut dengan kemampuannya untuk pantang menyerah menahan sakit yang dirasakan.
 
Tetapi, terlepas dari semua ketidaknyamanan ini, saya percaya seseorang yang baru menjadi ibu ini akan melupakan semuanya ketika dia melihat bayinya untuk pertama kalinya. Baginya, semua rasa sakit itu tidak ada artinya dibandingkan dengan bayinya yang baru lahir. Saya rasa dia tidak akan keberatan untuk mengalami seluruh hal tersebut selama 9 bulan lagi jika mengetahui hal tersebut memang harus dialami agar bayinya dapat lahir ke dunia. Itu yang saya sebut hasrat.
 
Oleh sebab itu, sangatlah penting untuk memiliki hasrat dalam hal-hal yang Anda lakukan. Hasrat membuat Anda mungkin untuk mencintai pekerjaan Anda.
 
Jadi, ingat sekali lagi: Visi, Tindakan, Hasrat.
 
Mulai dengan VISI, untuk mengetahui apa yang Anda benar-benar inginkan, lalu ambil TINDAKAN terus-menerus, lakukan apa pun yang diperlukan untuk membawa Anda satu langkah lebih dekat pada impian Anda, dan pada akhirnya miliki HASRAT, untuk menikmati perjalanan kewirausahaan yang menyenangkan yang kita jalani bersama ini.


Source link