Sifat Positif dari Makhluk Gaib Nusantara


Judul yang aneh? Tidak juga.
Seword jadi situs hoax tentang hantu? Wkwkwkwkw.. NO
Apakah membahas tentang dunia supranatural? Gak.

Indonesia terkenal dengan cerita tentang makhluk gaib nusantara yang beraneka ragam. Makhluk dari alam gaib tersebut merupakan jelmaan dari jin dan sebangsanya. Ternyata gambaran sosok makhluk gaib tersebut diidentikkan atau diilustrasikan dengan sosok yang menyeramkan, namun bila melihat dari sifatnya ternyata kita bisa mengambil sisi positifnya. Percaya atau tidak terhadap makhluk gaib, wallahu alam bishowab. Mari kita ulas satu-satu.

Ilustrasi tuyul – sumber brilio.net

Tuyul
Umumnya digambarkan dengan ujud bocah botak dan telanjang, bertelinga runcing, dalam konteks negatifnya suka mencuri uang. Bila dilihat dari sisi positifnya, tuyul itu ibarat masih muda namun mandiri dan pintar cari uang.

Artinya, sebagai manusia harus bisa hidup mandiri sebagai makhluk sosial, tidak melulu bergantung pada orang lain, berusaha sekuat tenaga. Yang merasa anak orang kaya jangan jumawa, yang kamu gunakan itu harta orang tua. Berusahalah sendiri mencari rejeki dan harta melalui tangan sendiri sejak masih muda melalui wiraswasta atau bekerja. Tiada kenikmatan ketika kita menikmati harta dari bekerja atau usaha sendiri. Rejeki dan materi apapun itu bisa dicapai atas usaha dan kerja keras bukan dari hasil mencuri seperti tuyul atau korupsi.

Ilustrasi kuntilanak – sumber internet

Kuntilanak
Digambarkan sebagai seorang wanita berbaju putih, berambut panjang dengan wajah pucat atau dalam perwujudan lain sebagai sundel bolong. Nih makhluk ketika menakuti manusia terlihat seperti tidak terlihat susah, senang tertawa.. kiiik.. kiik… kiiik.

Artinya, dalam kehidupan manusia, hidup jangan dibuat sulit, terkadang manusia suka mempersulit diri sendiri. Hidup itu dijalani apa adanya dengan legawa. Susah senang selalu bahagia dalam setiap kesempatan seperti ditempat kerja, dalam keluarga, dll. Hidup bahagia adalah pilihan karena kita bisa menciptakan kebahagiaan sendiri apapun bentuknya. Tersenyum dan tertawa.

Ilustrasi pocong – sumber brilio.net

Pocong
Digambarkan sebagai ujud yang dibalut kain kafan seperti layaknya orang meninggal yang dipocong dengan kain kafan seperti dalam Islam dalam proses pemakaman. Sukanya menakut-nakuti di dekat pohon pisang. Pocong dari dulu modelnya sama tidak berganti-ganti dan gak pakai yang aneh-aneh, gak ada khan cerita pocong pakai dress, jeans, atau pakaian renang??? 😀

Artinya, manusia itu selayaknya bisa hidup sederhana, tidak perlu gaya yang mempertontonkan kekayaan alias pamer. Meskipun kaya secara materi namun seperti layaknya orang biasa, tidak sombong, bersikap low profile. Yang punya rumah mewah atau mobil mewah, ya jangan terlalu show off dengan kekayaan, atau selebriti yang suka mempertontonkan kemewahan dengan pamer mobil mewahnya, rumah mewah dan perhiasan. Ingat selalu bahwa materi kekayaan itu tidak akan dibawa mati namun perbuatan baik dan amal.

Ilustrasi jailangkung – sumber brilio.net

Jailangkung
Jailangkung ini adalah permainan memanggil jin menggunakan perantara yang digambarkan seperti boneka kayu. Biasanya permainan jailangkung diiringi lagu “datang tak diundang, pulang tak diantar“.

Artinya, sebagai manusia harus bisa mandiri, tidak membuat repot atau susah orang lain. Semua dilakukan atas usaha sendiri dan berusaha semaksimal mungkin dalam mencari tujuan atau jalan keluar. Sebagai atasan jangan memperbudak bawahan atau berlagak boss. Ingatlah jabatan hanya berlaku di dunia saja, namun ketika mati semua sama.

Ilustrasi genderuwo – sumber brilio.net

Genderuwo
Makhluk yang digambarkan mempunyai wajah yang jelek, penuh rambut, bermata merah, baunya tidak enak, bertaring, namun makhluk ini tidak protes dengan ujudnya, menerima saja.

Artinya, sebagai manusia harus mempunyai sifat dan tingkah laku yang sabar. Ketika mendapatkan musibah selalu bersabar dan menerima dengan ikhlas. Dalam Islam, sabar itu sebagian dari iman. Sabar itu tidak banyak mengeluh dengan kondisi apapun. Ada kenaikan harga BBM pada protes, mengeluh dll. Nih orang-orang yang gak punya sifat sabar harus malu sama genderuwo.

Tuh, sekarang lagi banyak orang gak sabar di daerah yang sedang panas karena masalah orang yang dianggap menista agama. Mereka suka mengumbar emosi, kampanye negatif dan hoax yang jauh dari kebenaran. Harusnya mereka malu dengan genderuwo karena jauh dari kata santun dan sabar. 🙁

Ilustrasi Ratu Kidul – sumber internet

Nyi Roro Kidul/Ratu Kidul
Mitos yang diipercaya sebagai penguasa laut selatan atau sering disebut dengan Ratu Kidul. Digambarkan sebagai seorang ratu yang cantik, menggunakan mahkota, berpakaian hijau, anggun dan sangat sopan.

Artinya, sebagai manusia dimanapun berada bisa menghargai dirinya sendiri, selalu bertindak sopan dalam segala unggah-ungguh (bahasa Jawa) yang memegang adat ketimuran. Berbeda dengan kondisi sekarang, sepertinya sopan santun sudah jauh dari perilaku manusia Indonesia. Buktinya tuh cewek-cewek pakai bikini selfie dan dipajang di media sosial. Politik Indonesia juga jauh dari kata santun dan tidak memberi contoh yang baik bagi warganya, ormas sukanya main kekerasan, pakai kata-kata kasar pula.

Dari berbagai penggambaran makhluk-makhluk gaib di atas, apakah kita sudah merasa mendekati penggambaran sifat tersebut? Marilah sama-sama bercermin dan melihat kedalam diri dan hati masing-masing, jangan sampai kita malah lebih buruk dari makhluk-makhluk di atas.



Source link